BRI Super League: Kualitas Rumput JIS Kembali Mengundang Keluhan

12 hours ago 7

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta akhirnya kembali berlaga di Jakarta International Stadium (JIS). Macan Kemayoran menjamu PSM Makassar di stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu dalam pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Jumat (20/2/2026) malam.

Laga itu pun berakhir cukup manis bagi Persija Jakarta. Dony Tri Pamungkas dan kawan-kawan bisa meraih kemenangan 2-1 atas PSM Makassar. 

Namun, ada cerita yang kembali terulang dari JIS. Kualitas rumput stadion yang terletak di kawasan Jakarta Utara itu kembali dikeluhkan.

Padahal, JIS sudah lama tidak digunakan untuk kegiatan sepak bola. Laga kandang terkini Persija Jakarta di JIS bahkan terjadi pada September lalu.

Pelatih Persija Mauricio Souza membeberkan alasan baru memberi debut Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo di menit akhir saat menang 2-0 atas Persita pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kritik untuk Rumput

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza, menyebut tim asuhannya berusaha menguasai bola dan menjaga koneksi antarpemain sepanjang laga melawan PSM Makassar.

Mauricio Souza juga menyinggung kondisi lapangan yang dinilainya kurang ideal untuk gaya bermain cepat yang diusung timnya.

"Kami berusaha menguasai bola. Kami berusaha terhubung dengan cepat satu sama lain," ucapnya.

"Apa yang sebelumnya menjadi kerugian bagi kami, akhirnya justru membantu kami. Lapangan tadi benar-benar tidak menawarkan kondisi yang bagus," sambung eks pelatih Madura United itu.

Merugukan Tim Tuan Rumah dan Tamu

Lebih lanjut, Mauricio Souza merasa situasi tersebut berdampak pada kedua tim, terutama saat distribusi bola dari lini belakang. Ia menyebut kesalahan yang terjadi oleh kiper PSM, Reza Arya mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Maxwell.

"Bagi tim kami yang bermain dengan gaya yang cepat dan akseleratif, kondisi lapangan itu akhirnya merugikan kami. Saya pikir itu juga merugikan lawan," jelas Souza.

"Karena pada saat kiper mencoba menendang bola ke depan, dia akhirnya membuat kesalahan, dan Maxwell sangat cerdas dengan memanfaatkan itu untuk mencetak gol. Namun, sekali lagi saya pulang dengan perasaan senang atas performa tim saya," tandas sang pelatih asal Brasil. 

Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |