John Herdman Akui Punya Misi Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030: Kami Punya 280 Juta Alasan dan Sedang Diperjuangkan

5 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menetapkan tergat besar timnya setelah menggulung Timnas Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026. Dia berambisi meloloskan tim berjulukan Skuad Garuda itu ke Piala Dunia 2030.

Dalam laga debut Herdman, Timnas Indonesia berhasil menghajar Saint Kitts dan Nevis dengan empat gol tanpa balas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026) malam WIB.

Empat gol Timnas Indonesia dicetak brace Beckham Putra Nugraha pada menit ke-13 dan ke-25, Ole Romeny pada menit ke-52, dan Mauro Zijlstra pada menit ke-74.

"Mengenai lolos ke Piala Dunia, itulah misinya. Tujuan kami adalah, kami memiliki 280 juta alasan mengapa kami bangun setiap hari untuk melakukan apa yang kami lakukan," ujar Herdman.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tidak Perlu Ragu

Timnas Indonesia sempat punya peluang untuk melaju ke Piala Dunia 2026, namun PSSI melakukan pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert yang berujung tersingkir dari kualifikasi putaran keempat zona Asia.

"Para pemain sangat jelas bahwa kami ingin menjadi kelompok pria pertama yang meloloskan negara ini dan menjadi kelompok yang istimewa, dan mendapatkan momen itu dengan setiap anak, kakek-nenek, ibu, ayah di negara ini. Itulah yang kami perjuangkan," ucap Herdman.

"Jadi setiap hari, para penggemar tidak perlu ragu bahwa kami berjuang menuju satu tujuan itu. Semuanya yang kami lakukan adalah tentang itu. Dan ini langkah-langkah kecil. Hari ini adalah langkah kecil," ungkapnya.

Mentalitas Timnas Indonesia

John Herdman mengambil contoh ketika Timnas Indonesia menghabisi Saint Kitts dan Nevis. Skuad Garuda tanpa ragu memborbardir lini belakang lawan tapi tetap menjaga kesucian gawang sendiri.

"Kami menetapkan mentalitas. Ketika kami membulatkan tekad untuk 4-0, clean sheet, kami menyelesaikannya. Ketika kelompok ini membulatkan tekad untuk menyelesaikannya, kami menyelesaikannya. Bukan 3-0, bukan 2-0, mereka berkomitmen. Dan itu adalah bagian besar dari apa yang harus menjadi perjalanan ini," tutur Herdman.

"Jadi saya harap para penggemar bisa tetap bersama kami karena akan ada pasang surut. Pasang dan surut. Saya belajar itu dengan Kanada selama periode lima tahun. Tidak pernah berupa garis lurus. Anda harus menderita. Anda harus saling menikmati bersama, tetapi saya jamin, dalam empat tahun ke depan kita akan berada di sana. Kita akan lolos," ucapnya.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |