John Herdman Dinilai Piawai Melihat Potensi Pemain, Duel Timnas Indonesia Kontra Bulgaria Jadi Ujian Sejati

16 hours ago 6

Bola.com, Kediri - John Herdman sukses melewati ujian perdana sebagai nakhoda Timnas Indonesia. Kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di partai pertama FIFA Series 2026 lalu menyiratkan rasa optimistis Tim Garuda bakal terbang tinggi lagi.

Eks arsitek Timnas Kanada itu dinilai piawai melihat dan mengoptimalkan potensi Jay Idzes dkk. dengan gaya permainan cantik dan menghibur.

"Saya bukan melihat lawan pertama, Saint Kitts and Nevis, sebagai tim lemah. Saya lebih suka mengamati cara main Timnas Indonesia di bawah sentuhan John Herdman," ujar mantan pesepak bola nasional Indonesia, Alexander Saununu.

"Lawan Bulgaria jadi ujian sesungguhnya bagi John Herdman. Seperti apa game plan yang dia mau pakai," lanjutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Perubahan Impresif di Lini Tengah

Salah satu gelandang legendaris Pelita Jaya ini tertarik mengulas lini tengah Timnas Indonesia. Sejak awal Alex Saununu penasaran kekuatan sektor vital itu, karena John Herdman tak punya gelandang tipe playmaker.

"Thom Haye absen. Marc Klok dan Ezra Walian dicoret. Tanpa playmaker, John Herdman menutup kelemahan jantung permainan dengan menarik Calvin Verdonk dan Ole Romeny ke tengah membantu Jordi Amat. Ini bukan keputusan yang asal-asalan. Ini bukti John Herdman pelatih jempolan," ulas Alex Saununu.

Alex Saununu yang pernah membela Timnas Indonesia masa tahun 1980-an ini menilai lini tengah Timnas Indonesia dihuni pemain lincah dan agresif.

"Saya amati pemain tengah yang dipilih John Herdman berkarakter gesit dan agresif. Skill mereka juga sangat mendukung, sehingga Timnas Indonesia menguasai lini tengah dan mudah menekan lawan," jelasnya.

Jeli Melihat Potensi Pemain yang Berkarier di Indonesia

Alex Saununu juga memuji kejelian John Herdman menilai pemain dari hasil pantauannya menyaksikan kiprah pemain di BRI Super League.

"Mata John Herdman cukup tajam melihat potensi pemain BRI Super League. Dia menemukan pemain yang diinginkan dan cocok dengan sistem permainan untuk diterapkan di Timnas Indonesia," ujarnya.

Mantan pemain berdarah NTT ini mengambil contoh Doni Tri Pamungkas dan Beckham Putra. Dua sosok ini sempat disorot karena dinilai pasti kalah bersaing dengan pemain, seperti Calvin Verdonk atau Ragnar Oratmangoen.

"Namun, John Herdman yakin dengan pemain pilihannya. Doni Tri dan, terutama Beckham Putra menjawab kepercayaan sang pelatih, yang di luar dugaan adalah Beckham Putra yang berhasil cetak brace," tuturnya.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |