Korea Selatan Tinggalkan Banyak Kenangan bagi Asnawi Mangkualam: Cuaca Ekstrem, Kesepian, Fashion

7 hours ago 6

Bola.com, Jakarta - Dalam kariernya yang terbilang panjang, Asnawi Mangkualam Bahar pernah berkarier di Korea Selatan. Di Negeri Ginseng, ia bermain untuk Ansan Greeners FC (2021–2022) lalu hijrah ke Jeonnam Dragons (2023).

Bermain di luar negeri adalah mimpi semua pemain muda Indonesia, termasuk Asnawi. Kesempatan itu tentunya tak ia lewatkan begitu saja. Di usia yang terbilang masih muda, Asnawi sudah berpisah dari orang tua, teman-teman, juga kampung halaman yang sangat ia cintai: Makassar.

Berkarier di luar negeri untuk kali pertama jelas tak mudah. Banyak tantangan yang harus dilewati, termasuk kesepian. Belum lagi budaya, fashion, dan yang tak kalah 'menyiksa' adalah iklim.

Korea Selatan menggoreskan kenangan yang sangat berharga, juga sarat kenangan bagi Asnawi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

COVID-19

Hal tersebut ia utarakan saat menjadi tamu spesial di kanal YouTube Hanif Thamrin belum lama ini.

"Kalau itu sih lebih ke cuaca yang sangat berpegaruh. Karena pertama kali saya datang, itukan lagi Covid 19. Saya sudah dapat musibah. Baru datang, saya dibawa ke salah satu restoran Indonesia di sana, terus foto-foto," kata Asnawi.

"Terus salah satu fans yang ikut foto-foto sama saya itu kena Covid 19. Jadi saya harus masuk karantina juga selama dua minggu," imbuhnya.

Diakui mantan kapten Timnas Indonesia ini, cuaca yang sangat berbeda dengan Indonesia sempat mengganggu awal kariernya. Belum lagi ia harus panjang sabar guna mendapatkan menit bermain.

"Terus cuaca yang sangat ekstrem juga karena musim salju di sana. Jadi itu yang sangat menganggu di awal-awal musim. Karena di awal-awal musim saya belum dapat menit bermain. Masih susah. Nah, pada saat musim semi di situ baru dapat kesempatan bermain," ujar eks pemain PSM Makassar.

Terbuka

Mengenai rekan setim, Asnawi mengaku tak ada masalah. Semua menerimanya dengan tangan terbuka. Soalnya, banyak penikmat sepakbola di Korsel sudah lebih dulu mengenal Asnawi lewat media sosial.

"Kalau masalah teman-teman di sana, saya rasa enggak seperti apa yang diperkirakan. Semuanya welcome sama saya. Karena pertama kali datang ke sana, saya sudah mulai dikenal karena di sosial media tuh pada daat announcement itu sudah ramai kan," tutur pemain bertahan berusia 26 tahun yang kini merumput bareng tim Thailand, Porth.

"Dari sananya sudah membantu memberitahu ke mereka-mereka kalau Asnawi itu salah satu famous di Indonesia. Jadi pada saat di sana semua welcome. Jadi pada tanya,'Oh kenapa begini?'. Jadi ya sudah, saya jadinya merasa nyaman," ujarnya lagi.

Fashion

Mengingat Korea Selatan terkenal dengan fashion-nya, Asnawi tak luput dari gaya yang tengah tren di sana.

"Saya ngikutin sama mereka-mereka saja. Karena fashionnya kan di sana hampir sama kan. Jadi kita ngikutin juga. Pakai skincare juga, ngikutin pakai suncreen gitu-gitu. Soalnya disponsorin dari klub. Jadi kita pakai saja, ngikutin saja," ujarnya seraya tertawa.

Jauh dari orang tuan dan teman-teman, plus kampung halaman tak membuat Asnawi dirundung sepi. Ia menikmati hari-hari dengan tetap fokus tampil semaksimal mungkin.

"Ya, tinggal sendiri. Kesepian juga, tapi itu di awal-awal saja pada saat karantina yang dapat musibah itu. Tapi setelah itu saya pribadi nggak ada masalah. Soalnya memang dari kecil sudah merantau. Jadi adaptasinya juga lebih enak. Terus, kebetulan di kota saya bermain pertama kali di Korea itu, kota Ansan, banyak banget keluarga Indonesia yang ada di sana," pungkasnya.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |