Owen Rahadian Ceritakan Awal Kisah Jatuh Hati dengan Persipura

7 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Absen di pentas BRI Super League 2025/2026 membuat Persipura Jayapura bertekad kembali ke kasta teratas balbalan Indonesia.

Saat ini, Mutiara Hitam besutan Rahmad Darmawan bercokol di posisi kedua klasemen sementara Pegadaian Championship 2025/2026.

Sukses Persipura berada di papan atas hingga pekan ke-20 tak lepas dari sosok krusial, yakni Owen Rahadiyan. Siapa dia?

Bagi pecinta sepak bola Tanah Air nama Owen Rahadiyan memang bisa jadi terasa kurang familiar. Namun, bagi warga Papua, Owen Rahadiyan jelas bukan orang sembarangan.

Saat ini, sejak bergabung pada Mei 2025, ia dipercaya sebagai manajer tim yang sekaligus ikut memikul beban berat membawa Mutiara Hitam ke Liga 1 musim depan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Awal Jatuh Hati dengan Persipura

Via kanal YouTube Liputan6Sport belum lama ini, Owen Rahadiyan bicara banyak ihwal tim yang dipimpinya, termasuk awal jatuh hati kepada Persipura. Padahal, ia sama sekali bukan mantan pesepakbola apalagi pelatih.

"Jadi, awal mulai saya tuh masuk atau terekspos ya ke sepak bola Indonesia itu awalnya di Persipura justru. Waktu itu saya masuk sebagai sponsor. Kalau enggak salah, itu di tahun di mana terjadinya Covid," kata Owen Rahadiyan.

"Nah, sudah. Waktu itu hanya sponsor karena saya kenal manajer di musim itu sebagai teman ya saya sponsorin dan saya juga sempat ke Papua waktu launching dan melihat stadionnya, wow, sangat bagus di sana ya," imbuhnya.

Torehkan Sejarah di PSBS Biak

Sebelum ke Persipura, Owen Rahadiyan lebih dulu menorehkan sejarah di tim Papua lainnya, PSBS Biak. Ia punya andil besar di balik kesuksesan PSBS Biak naik level ke Liga 1.

"And that's my first exposure tuh untuk sepak bola. Dan terlebihnya saya sudah tidak gitu involve karena kan hanya sebatas sponsor kan. Selanjutnya ke PSBS Biak. Di Biak saya ada dua musim dan di akhir musim lalu ada oppurtunity untuk bergabung dengan Persipura setelah ketemu Pak Tommy sebagai ketua umum dan ketemu pak Rudi Maswi juga," ujarnya.

"Ya, itu awal mula ceritanya ya. Kok bisa Persipura in the radar again ya. Padahal enggak ada rencana juga. Tapi ya, kalau memang jalannya sudah begitu ya why not ya," katanya lagi.

Lebih lanjut Owen Rahadiyan menuturkan, Persipura bukan sekadar nama tanpa makna. Mutiara Hitam punya sejarah panjang dan prestasi membanggakan di blantika sepak bola nasional. Bahkan pernah bicara banyak di ajang antarklub paling bergengsi di Asia.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |