PSIS Tak Minder dengan Kualitas Kendal Tornado FC: Kas Hartadi Ingin Debut Indah, Otavio Dutra Siap Matikan Mesin Gol Lawan

13 hours ago 9

Bola.com, Semarang - PSIS Semarang merasa sangat optimistis bisa mengatasi perlawanan tim papan atas, Kendal Tornado FC, saat berjumpa pada duel pekan ke-26 Pegadaian Championship musim 2025/2026.

Menjelang laga yang akan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (25/4/2026) pukul 19.00 WIB, PSIS Semarang tampil di bawah asuhan pelatih barunya, Kas Hartadi, yang ditunjuk menjadi nakhoda.

Bagi Kas Hartadi, tak ada waktu banyak untuk memulai pekerjaannya. Pelatih berusia 55 tahun itu hanya memiliki waktu dua hari saja untuk mempersiapkan Skuad Mahesa Jenar menjelang duel kontra Badai Pantura.

“Pekerjaan saya di PSIS Semarang ini mendadak sekali. Saya hanya punya kesempatan selama dua hari saja untuk mempersiapkan tim. Jadi, saya akan berusaha bekerja keras supaya laga ini bisa menghasilkan yang maksimal,” kata Kas, dalam konferensi pers, Jumat (24/4/2026).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Peluang Lolos Degradasi

Kas Hartadi tak menampik persaingan di papan bawah klasemen Pegadaian Championship musim ini sangat ketat. Menurut dia, PSIS masih punya peluang yang sama besarnya dengan Persiba Balikpapan untuk lolos dari ancaman zona play-off degradasi. Oleh karena itu, laga ini wajib dimenangkan Mahesa Jenar.

“Soal peluang, PSIS dan Persiba sebetulnya punya kans yang sama. Yang pasti, kami akan memikirkan tim kami sendiri, bagaimana supaya besok bisa memenangkan pertandingan melawan Kendal,” kata dia.

“Untuk laga selanjutnya, itu akan kami pikirkan nanti. Yang terpenting adalah laga besok. Kami harus berusaha agar PSIS bisa mendapatkan tiga poin pada pertandingan krusial ini,” lanjut eks Timnas Indonesia itu.

Untuk sementara ini, PSIS masih berada di peringkat ke-8 klasemen dengan koleksi 20 poin. Jumlah ini hanya terpaut dua poin saja dari Persiba yang berada di zona play-off degradasi, tepatnya dengan koleksi 18 poin.

Sudah Pahami Pelatih

Sementara itu, bek PSIS, Otavio Dutra, memastikan rekan-rekannya sudah memahami keinginan pelatih baru meskipun baru tiba. Dutra menyebut, laga ini sangat krusial bagi Mahesa Jenar, sehingga wajib dimaksimalkan.

“Pertandingan melawan Kendal Tornado FC ini sangat krusial bagi PSIS Semarang. Meskipun pelatih datang dalam waktu yang mendadak, tetapi kami semua sudah paham dengan apa yang disampaikan pelatih dalam dua hari ini,” kata Dutra.

Dutra berharap, Mahesa Jenar bisa mengamankan hasil terbaik pada laga kandang terakhirnya di Pegadaian Championship 2025/2026. Dia meminta dukungan dari fans dan suporter agar bisa tampil penuh motivasi menghadapi Badai Pantura.

“Di laga ini, kami harus bisa menang di kandang. Supaya kami bisa meraih poin maksimal di laga kandang terakhir ini. Kami yakin punya kualitas. Apalagi ini laga kandang. Kami harap semua penonton bisa hadir untuk membantu kami,” ucap dia.

Matikan Striker Lawan

Selain itu, bek naturalisasi asal Brasil itu tak menampik bila Kendal Tornado FC punya satu sosok striker mematikan, yakni Patrick Cruz, yang telah mencetak 15 gol. Namun, menurut Dutra, PSIS tak boleh hanya fokus pada satu sosok ini saja.

“Saya sebelumnya sudah menonton permainan Patrick Cruz. Saya sudah tahu kalau dia adalah pemain yang berkualitas. Dia adalah sosok striker yang sangat tajam. Namun, saya juga punya pengalaman,” katanya.

“Pada pertemuan sebelumnya, mereka memang bisa menang, karena kami hanya bermain dengan 10 pemain. Namun, untuk laga ini, kami punya pelatih baru dan strategi baru. Kami harus bekerja sama. Saya akan berusaha mematikan semua pemain lawan, tidak hanya Patrick,” lanjut dia.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |